JANJI TUHAN DAN HIDUP KUDUS

Bacaan. 2 Korintus 7 : 1
Teks hari ini dimulai dengan paparan Paulus tentang peringatan kepada jemaat di Korintus bahwa mereka telah memiliki janji-janji Tuhan. Janji yang pertama adalah sebagaimana tersebut dalam pasal 6:16. Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. Janji kedua disebutkan dalam pasal 6:18. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan. Kosekuensinya adalah jemaat di Korintus harus menyucikan diri dari semua pencemaran jasmani dan rohaniagar sempurnalah kekudusan mereka dalam takut akan Tuhan. Tuhan telah menepati janji-Nya, hadir dan menyertai umat-Nya serta menjadi Bapa bagi mereka yang percaya. Hidup kita berlangsung dengan, bersama dan di dalam Tuhan. Kita tak lagi hidup untuk diri sendiri. Hal ini berarti pula bahwa hidup yang kita jalani adalah tanda kehadiran Tuhan. Oleh sebab itu semua kecemaran baik jasmani atau rohani tidak boleh menodai hidup orang Kristen. Selain itu kita tak boleh hidup seakan Allah tiada, sehingga bebas melakukan apapun semau diri sendiri. Bersama Allah kita tenang, tak lagi ragu, kuatir atau bimbang. Dia-lah Bapa yang peduli dan sayang kepada kita anak-anak-Nya. Kita menjalani keberadaan karena kasih sayang Tuhan. Marilah buang kebencian, iri hati, keserakahan, kekerasan, fitnaan, dan  cacian. Sempurnakanlah keudusan dalam takut akan Allah. Kita telah menerima janji Allah, maka teruslah hidup dalam kekudusan. Berhentilah membenci dan mulailah mencintai. Berhentilah mencaci dan mulailah menghargai.  Berhentilah iri hati dan mulailah mensyukuri. Orang-orang yang telah menerima janji Tuhan hidupnya suci dan sempurna kekudusannya dalam takut akan Allah. Tuhan yang adalah Bapa, menyertai dan memberkati kita anak-anak-Nya.
Doa:  Ya, Roh Kudus tuntunlah kami untuk tetap menjaga kekudusan hidup dalam takut akan Allah. Amin.

Posting Komentar